cursor: url('http://3.bp.blogspot.com/- Puisi ku | DeGLe Zone
Tampilkan postingan dengan label Puisi ku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi ku. Tampilkan semua postingan

Cinta Berkarat, Matipun Sekarat...

Puja Cinta halal kan banyak cara
Menerjang lautan angin tak lagi berdaya
Derai Ombak merasa tak mampu
Berat Samudra hanyalah tersisa


Damai lagi bukan sebuah sentosa
Saat datang gelap bersimpuh dosa
Bukan hal nyata namun sebuah dilema
Mengukir cerita diatas lembutnya tirta

Dan Suatu Saat Nanti

Hempaskan sesaat nada silam penuh kekalutan
Dipenuhi segala rasa kemunafikan
Bukan karena sebuah kejenuhan atau kebencian
Ditinggalkan kebahagian yang mulai menebar di setiap rongga
Kemudian menjerumus kedalam api perdamaian..


Kemarin, Di akhir November 2013

Jalan ku tertatih.. dipenuhi duri-duri
Tersungkur.. Bangkit.. Terjerembab dan Bangkit lagi...
Kala Luka itu masih tertoreh dalam setiap nada kesenjangan
Namun aku masih hidup dan harus melanjutkan jalanku..

















Mungkinkah Engkau Mawar Terakhir Di Bumi Ini??


Lelah langkah ini tapaki setiap senja
Jauh namun semakin tak pasti di temui 
Tersayat di setiap tajamnya kemunafikan
Terhempas kebohongan yang terungkap
Berkerudung nada ketemaraman 
Dan Irama iblis kian menggema diatas bumi ini


Senja itu...

Mentari tak lagi bersahabat..
Memebenamkan seribu lara tak tertahan
Berburu setitik harapan..
Namun terperenjat dalam ketemaraman..

Yeah.... Engkaulah Sumber Inspirasi Ku...



Saat Kesenjangan Melampaui Titik Kejenuhan
Berempas dalam Ketemaraman..
Berarti namun Tak pernah Bermakna
Dimana Jalan menemukan Kebuntuan
Dan tertelan Luka yang pernah ada...

Jangan Sampai ada De_Javu Lagi


 Rasa tak mungkin bisa terendap lagi
Dalam ketidakmampuan bergelimang bahagia
Setitik air mengembun disela kehangatan pagi
Memancarkan ilusi yang kelabu dan membara

Dalam hangat yang pernah ku rasa
Nada Indah kian hadir dan menjelma 
Disetiap sisi harapan yang pernah sirna
Dan tak akan ada yang terendam lara

The past, Now and future.

Penuh nada-nada yang tak pasti
Antara harapan dan impian yang bertengger di hati
Saat Indah menjadi sebuah kenangan
Tersisa seberkas asa yang telah tiada


















Diamond itu Kamu

Terbesit dalam keheningan malam
Tersemat dalam sebuah keyakinan
Dan mencoba Tepiskan banyak badai yang datang
Demi satu tujuan bersama....














Bila Waktu dapat kuputar kembali

Pagi mulai menyapa..
Kokokan sang ayam bangunkan ku di fajar pagi
Teringat saat tetes air mata terurai dipipimu
Tandakan setiap nada kepergianku

deglemania.blogspot.com

Sulitkah Engkau Melupakan Ku???

Tatapan Senja Tersemat dalam Jiwa
Merelakan penantian yang tertunda
Bukan nyawa Ataupun Harta
Namun sebuah sanubari yang mulai bergelora












Waktu mungkin sebuah masa
Yang berlalu terkubur dalam sematan rasa
Iyah.. Waktu yang menjadi kenangan
Keemasan dan mulai pudar tergores luka

Reborn in November 14th

Duduk ku di bangku ini
Di temani rokok yang masih menyala
Terhenyak sesaat meratap yang telah terjadi
Memimpikan sebuah rasa yang penuh asa












Angan terbayang dan mulai terbang
Membayang seorang ibu meronta dan menjerit
Menahan sakit dan bertarung dengan nyawa
Untuk melahirkan anaknya ke hadapan dunia.

Dalam Hitam Ku berkreasi


Hitam bukan sebuah arang
Arang tak berarti api
Membara merekah penuh pesona
Terbius susupan nada penuh irama













Coba ku putihkan rasa ini
Dengan irama sadar dan keyakinan
Namun hanya membentur dan buntu
Seakan tak ada nyawa yang terlena didalam

Nikmat Syukur

Malam ini kucoba pejam mata sejenak
Tuk Rasakan segala nikmat-NYA
Saat ku hirup oksigen di bumi ini
Menghela memasuki hidung, tenggorokan dan paru-paru
Seraya berkata akan arti hidup ini













Ku bayangkan apa yang tlah ku perbuat
Dan yang akan ku perbuat.
Ku sejenak menafsir segala yang terjadi
Akan hidup, dan arti sebuah mimpi.

Dimana Dan Kemana ??

Ku buka mata pagi ini
Fajar pagi iringi langkah mentari
Sayup-sayup ku dengar jeritan tangis
Tangis haru menggelipu
Sejenak ku baca apa yang terjadi
Api amarah seraya bergeming di sebuah negeri













Disisi Lain..

Bukan Rancu tak berdebu
Kisah lama yang penuh haru
Saat nafas kian memburu
Menghening sejenak dan tersedu
Terkikis mungkin sedikit lara
Tangis derita bukanlah sebuah nestapa
Biar membius penuh harapan yang ternoda
Hilang musnah berkeping sebuah nada


Mengapa Aku Merindunya??

Lelap terpejam mata ini
Namun Hati tak kuasa ikut terpejam
Hanya bergerak melaju bersama suasana hati
Bergeming dalam lirih hati yang hilang
Mulai ku terjaga dan membuka mata
Pikiran melayang dan terbenam dalam keindahan

Tak Pernah Ku paksa kau tuk ucap cinta padaku

Malam seraya gelap gempita
Menerawang angan jauh penuh harapan
Bersenandung lirih lenyapkan kekecewaan
Bungkam ketidakpastian selimuti hari pelipur lara
Namun semua nyata dan terjadi didepan mata

Membisu
Kala itu hanya berharap semua rasa
Bersatu menyeluruh dalam kebahagiaan
Yang kan menyentuh langit dan dinding hati
Mengukir kisah indah dalam sanubari

Saat Kau tutup lisanmu itu

Takkan Bisa Waktu terulang
Saat nada indah tak dapat kau ucapkan
Hanya bisa meneteskan air mata
Yang terus bercucuran dalam gemerlapan nada keceriaan

Ku panjatkan Nama_MU disetiap Bulir Tasbih ku..

Rendah ku rendahkan setiap nada kesombongan
Yang berkelanyut dalam satu titik harapan
Menggema dalam arogansi tersirna
Bulirkan setiap do'a panjatkan setiap lara
Hapuskan dosa yang pernah terlukis dengan tinta



-*-WELCOME TO THE DEGLEZONE-*-